Sebelum pintu transfer ditutup, United sendiri bahkan dikabarkan hampir mendapatkan sang gelandang asal Belanda itu, andai saja permasalahan gaji yang harus dibayar United apabila jadi merekrut Sneijder tak menghalangi.
Namun, Sneijder mengungkapkan kalau hal itu bukanlah satu-satunya alasan gagalnya ia berseragam klub yang dinahkodai Sir Alex Ferguson.
"Mourinho menelepon saya dan meminta saya untuk tetap tinggal. Ia masih memiliki hubungan batin dengan Inter dan ia selalu mengatakan kepada saya agar tetap di sana," jelas Sneijder seperti yang dikutip dariGoal.com.
Padahal, Sneijder mengakui, kala itu Inter telah menyetujui melepas dirinya di jendela transfer. Pasalnya, saat itu I Nerazzurri sangat membutuhkan dana untuk menyeimbangkan neraca keuangan agar memenuhi syaratFinancial Fair Play yang diberlakukan UEFA.
"Agen pernah menelepon saya dan memberitahu kalau Inter ingin menjual saya. Saat itu pun pihak saya bernegosiasi dengan Manchester United. Tapi, penjualan Samuel Eto'o (ke Anzhi Makhachkala) membuat keinginan Inter berubah," jelas Sneijder.
Kendati begitu, Sneijder tak menyesal. Ia pun menyatakan kalau dirinya akan fokus untuk kembali membela klub rival AC Milan itu.
"Saya sangat senang bisa tetap bersama Inter, karena saya memang tak ingin pergi. Jadi, saya tidak mau lagi membicarakan kepindahan ke Manchester United," kata gelandang berusia 27 tahun itu.
Sneijder pun dipastikan akan kembali memperkuat Inter, tatkala klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza bergelut dengan Palermo, di pembukaan Liga Italia Serie A, Minggu (11/9) mendatang.(Bolanews)



0 komentar:
Posting Komentar