Keresahan dan keterkejutan melanda bek Inggris, Rio Ferdinand, melihat kerusuhan London yang terjadi. Ferdinand tak dapat mengerti, dan merasa malu akan kejadian ini melanda negerinya.Kerusuhan yang terjadi kemarin, memang sudah mereda, namun ternyata menjalar ke bagian kota London dan beberapa kota di Inggris lainnya. Disinyalir, kerusuhan di sebabkan oleh penembakan polisi kepada salah satu pemuda, Mark D
uggan yang tak diketahui alasannya.
Kerusuhan ini membuat jadwal laga persahabatan kontra Belanda dan Premier League pekan perdana terancam gagal. Untuk masalah ini, FA (PSSI-nya Inggris) menyerahkan segalanya ke kepolisian London, apakah nantinya jadwal akan tetap atau dibatalkan
Sementara, meski hanya menyaksikannya melalui televisi, Ferdinand mengaku syok dan terkejut melihat warga yang mengamuk dengan menyulut sejumlah kendaraan, membakar fasilitas umum dan menjarah toko-toko. Bahkan Ferdinand menyarankan melibatkan tentara untuk meredam kerusuhan tersebut.
“Apa yang saya lihat di berita, sangat mengejutkan..apa-apan semua ini??Nampaknya para perusuh tidak takut akan polisi. Mungkin jika tentara yang mereka hadapi, akan lain kejadiannya,” kicau Ferdinand dalam akut twitternya yang dilansir The World Game, Selasa (9/8/2011).
“Saya tidak mengatakan untuk membawa kekerasan dalam hal ini, maksud saya, dengan melibatkan tentara, para perusuh tersebut mungkin akan berpikir dua kali untuk melanjutkan aksi mereka,” lanjut Ferdinand.
Rekan setim Ferdinand, Wayne Rooney juga turut berkomentar mengenai kerusuhan tersebut. Wazza, sapaan Rooney mengharapkan segala aksi anarkistis yang terjadi segera dihentikan.
“Kerusuhan ini sungguh gila, kenapa orang-orang melakukannya kepada negeri mereka sendiri. Kota kita sendiri. Hal ini memalukan untuk Negara kita. Tolong hentikan,” pungkas Wazza.


0 komentar:
Posting Komentar